GMT vs GMT


20160308

GMT itu setahu saya, entah di pelajaran IPS sewaktu SMP atau SMA, atau di RPUL (hayoo, apa itu coba?) kepanjangannya adalah Greenwich Mean Time. Greenwich adalah kota yang ada di negara Inggris sana, yang dilewati garis bujur 0 derajat (hayoo, masih inget nggak dengan garis lintang & garis bujur?). Makanya kemudian, daerah di sebelah timur garis tersebut memiliki hitungan waktu yang lebih dulu daripada di Greenwich itu. Sebagai contoh, di Jakarta (WIB), Bangkok (Thailand) dan Krasnoyarsk (Rusia bagian Siberia) punya keterangan waktu GMT +7. Itu artinya jika di Greenwich baru pukul 10 pagi, di daerah yang punya zona waktu GMT +7 itu sudah pukul 17.00 atau jam 5 sore. Demikian halnya dengan daerah yang berada di sebelah barat Greenwich, artinya waktu di sana lebih lambat jika dibandingkan dengan Greenwich.

Beberapa minggu ini di televisi sering menyiarkan berita tentang gerhana matahari yang terjadi di tanggal 9 Maret 2016. Dan kok ya kebetulan hari itu pas tanggal merah, Perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Dari berita-berita yang berseliweran di televisi itu, muncul pula istilah GMT. Tapi ternyata bukan Greenwich Mean Time, melainkan “Gerhana Matahari Total”. Ya, sebenarnya memang sederhana, tapi awalnya sedikit membikin saya bingung.

Sebenarnya saya ini bisa dibilang sok tahu dan sok pamer, bahwa saya sedikit paham tentang pelajaran IPS Geografi jaman sekolah menengah dulu. Hahahaaa…

Pas dengan fenomena yang katanya terjadi setiap 33 atau 350 tahun sekali itu, banyak tempat menjadikannya istimewa. Katanya, di perempatan Tugu Jogja akan ditutup untuk digunakan sebagai ajang nonton bareng alias nobar gerhana matahari itu. beberapa teman-teman komunitas nyepeda juga iseng bikin acara. Ada yang bikin acara sepedaan ke Candi Abang, di mana dari puncaknya, yang sebenarnya tidak terlalu tinggi, bisa didapat pemandangan yang menarik dari ketinggian; ada juga dari teman-teman JFB yang bikin acara gowes ke arah Imogiri.

Oke lah, boleh-boleh saja beragam acara diadakan dalam rangka menikmati fenomena alam yang jarang terjadi ini, tapi satu hal yang penting, semoga besok Rabu pagi tanggal 9 Maret itu cerah ceria, langit tak tertutup awan… Hahahaiii…..

3 thoughts on “GMT vs GMT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s