Kusam Soré Hari


Gloomy Afternoon

Saat itu sudah sore hari, mungkin hampir maghrib, karena di beberapa rumah di tepi jalan sudah menyalakan lampunya. Sore setelah hujan, aspal jalan Tasura di sekitaran Maguwo masih basah. Namun langit di kejauhan masih menampakkan sedikit terangnya. Beda dengan sore biasanya yang keoranye-oranyean, saat itu lebih terasa dan tampak dingin membiru.

Kamera TLR analog Minolta Hi-Matic G punya Bapak kebetulan masih kubawa, dan kebetulan pula masih ada roll film di dalamnya, entah masih berapa jepretan lagi. Iseng saja kujepret pemandangan sesaat sore itu. Entah hasilnya seperti apa karena tidak ada image reviewnya.

Beberapa bulan kemudian roll film di dalam kameran itu habis terpakai, dan tak langsung kubawa ke toko kamera untuk di-cuci-scan. Saat kubawa ke Diamond Photo di sekitaran Sagan, seorang mbak pegawainya sempat bertanya, kok ya masih bisa dapat roll film, padahal saat itu pas jarang ada stok, dan kalaupun ada, harganya mahal. Ya bisa saja lah, karena aku beli roll filmnya beberapa bulan sebelumnya, tapi baru saja habis karena saking jarangnya dipakai.

2 thoughts on “Kusam Soré Hari

  1. lha ada toko yg masih bisa nyetak foto dari kamera analog yg pake negatif toh ? :o aku masih ada satu roll film di rumah yg entah sejak tahun kapan belum dicetak, ntar cetak disitu ah kalo inget haha

  2. Pingback: She Jumped So High | Denmas Brindhil - Situsé

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s