2 Days – Beaches & Mountains


20121223-24

Pantai

Dua hari, untuk beberapa pantai sekaligus dan pegunungan. Kira-kira seperti itu jika diartikan ke Bahasa Indonesia.

Hari Minggu pagi, 23 Desember 2012, iseng-iseng aku pergi ke arah selatan, ke arah Bantul kota, dan terus ke selatan. Di perempatan Palbapang, belok ke arah barat menuju Srandakan. Di Srandakan terdapat beberapa objek wisata pantai, antara lain pantai Pandansimo dan pantai Kuwaru. Namun bukan dua pantai itu tujuannya. Pantai yang letaknya tepat di sebelah timur pantai Kuwaru, pantai Gua Cemara namanya.

Seorang bapak yang menaiki sepeda onthelnya, berangkat berkarya.
IMG_3265 db

Jembatan Srandakan
IMG_3266 db

Pantai Gua Cemara, memang begitulah namanya. Dinamakan demikian mungkin karena di sepanjang pantai tersebut banyak terdapat pohon cemara udang yang tumbuh dengan rimbun, sehingga saat kita berada di tengah-tengah cemara tersebut serasa lebih gelap seperti di gua. Pun suasananya yang sejuk saat berada di antara cemara.

Di tepi pantai.
IMG_3272 db

Warung dan terasnya.
IMG_3277 db

Di antara rerimbunan cemara.
IMG_3279 db

Jejak roda dan telapak kaki. Di kejauhan tampak perbukitan yang sudah masuk wilayah Gunungkidul.
IMG_3283 db

Mercu suar di pantai Pandansari, sebelah timur pantai Gua Cemara.
IMG_3282 db

Sekitar 500 meter dari tepi pantai juga terdapat banyak warung yang menyajikan menu khas pantai. Ikan bakar atau goreng menjadi menu andalannya. Selain warung-warung tersebut, juga terdapat beberapa gazebo yang disediakan untuk pengunjung yang ingin istirahat sejenak.

Tak usah risau jika kita ingin buang air, karena hampir di tiap warung sudah tersedia toilet umum. Selain itu, toilet tersebut juga digunakan pengunjung untuk mandi, setelah berbasah-basah ria di pantai.

Pantai Gua Cemara secara umum mirip dengan kebanyakan pantai di wilayah kabupaten Bantul lainnya, pantai dengan pasir hitam, memanjang, tak terlalu landai namun langsung menjorok, serta tanpa adanya karang. Letaknya yang saling bersebelahan dengan pantai-pantai lainnya menjadikan pantai tersebut salah satu pantai yang mempunyai ciri khas dengan pepohonan cemaranya.

Gunung

Setelah sehari sebelumnya bermain-main ke pantai di selatan kota Yogyakarta, hari Senin, 24 Desember 2012, sehari menjelang hari Natal, bersama teman-teman Federal Jogja (FedJo) antara lain Mas Yoga, Mas Tebe, Mas Andi, Kang Supri dan Mas Bagus, kami menanjak ke arah Selo, objek wisata di kawasan pendakian Merapi-Merbabu.

Dari Janti, kami menuju ke arah timur, ke arah Manisrenggo, melewati Kalasan dan sedikit daerah Ngemplak. Soto sapi di perbatasan Ngemplak-Manisrenggo menjadi menu sarapan kami. Soto sapi pisah, nasi ambil sendiri sesuka hati, plus minuman the manis panas, cukup dengan uang 7000 rupiah saja. Berbeda jauh jika dibandingkan dengan di kota Jogja. Uang 7000 rupiah mungkin baru soto-nya saja. Itu pun mungkin soto ayam, dan bukan soto pisah.

Manisrenggo menuju Pasar Kembang jaraknya tak terlalu jauh. Hal yang sedikit mengurangi kenikmatan bersepeda saat itu adalah banyaknya truk yang mengangkut pasir, sehingga membuat jalanan lebih berdebu.

Dari Pasar Kembang, ambil kanan di pertigaan kecil di sebelah utara pasar, kami pun menuju Musuk, Boyolali. Jalanan menuju Musuk mulai menanjak. Hampir sepanjang jalan, banyak terdapat lubang di tepi dan tengah jalan. Truk pengangkut pasir banyak yang lewat jalan itu, ditambah pula dengan hujan yang sering turun, menjadikan jalanan tersebut lebih cepat rusak. Menjelang masuk Musuk, jalanan sudah mulai halus mulus, dengan aspal yang terlihat baru.

Bekal pakan peliharaan.
IMG_3292 db

Tanjakan menghadang.
IMG_3295 db

Pemandangan dari gardu pandang ‘Irung Petruk’.
IMG_3298 db

Hampir pukul 12 siang saat kami sampai di Musuk. Mendung sudah mulai menggelayut, dan tak beberapa lama kemudian hujan pun turun. Kami putuskan untuk berteduh sejenak di sebuah warung. Setelah agak reda, dengan memakai jas hujan, kami pun melanjutkan perjalanan ke Cepogo.

Dari Musuk, kami pun sampai di jalan raya Boyolali-Cepogo. Dari persimpangan itu, Cepogo hanya kurang 3 km lagi. Namun yang luar biasa adalah tanjakannya. Tanjakan dengan jalan yang terlihat lurus, ditambah dengan hujan ringan yang secara konstan turun, membuat fisik lebih cepat lelah.

Lagi-lagi di kurva ini.
IMG_3316 db

Akhirnya, sekitar 1 km menjelang Cepogo, hujan sudah mulai reda, dan kami pun kemudian istirahat di warung gorengan kecil setelah pasar Cepogo. Saat itu sekitar pukul 2 siang.

Ya, Cepogo. Check point terakhir sebelum memulai tanjakan 9 km menuju Selo.

Sembilan kilometer menuju Selo kami tempuh dalam waktu sekitar 2 jam lebih sedikit. Itu pun sudah termasuk waktu istirahat, santai-santai ngobrol dan juga yang udad-udud.

Santai, dan benar-benar santai. Sekitar pukul 5 sore, akhirnya kami sampai juga di Selo, sebuah kecamatan yang terletak di antara gunung Merapi dan Merbabu. Pun sebuah objek wisata sebelum memulai melakukan pendakian ke dua gunung tersebut.

Sampai juga di Selo.
IMG_3323 db

Di sebuah warung, yang ternyata si empunya warung hafal denganku, kami pun menikmati makan sore, sembari istirahat, mempersiapkan fisik sebelum pulang ke Jogja lagi.

Maghrib pun lewat dan kami mulai turun dari Selo, menuju Ketep. Jarak 15 km menuju Ketep berupa 10 km turunan dan 5 km tanjakan. Ya, memang ada tanjakan. Tanjakan sepanjang 5 km sebelum sampai ke Ketep.

Dari Ketep, turunan yang menurutku tak terlalu curam serasa lebih curam karena hari benar-benar sudah gelap. Hanya bermodal lampu yang kuikatkan di stang, pelan-pelan kami turun ke arah Muntilan. Saat itu sudah jam 8 malam.

Sampai di Sawangan, sebuah pertigaan yang jika terus turun ke bawah menuju Blabak dan jika ke timur menuju Muntyilan, kami istirahat lagi, sembari menunggu 2 orang teman yang masih tertinggal di belakang. Setelah semuanya kumpul, perjalanan pun dilanjutkan ke Muntilan.

Turunan dan turunan. Setelah Sawangan, kami melewati daerah Dukun, dan kemudian kota Muntilan. Sampai di kota Muntilan, jalan raya Jogja-Magelang kami lewati dengan santai hingga akhirnya sampai juga di rumah saat waktu hampir tengah malam.

Istirahatlah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s