Selopamioro, di Antara Dua Bukit Kapur


IMG_0064 db

20120915

Jogja terkenal dengan kota budaya dan juga kota wisata. Banyak objek-objek wisata budaya bertebaran di Jogja, sebagian besar terpusat di sekitaran Kraton Yogyakarta dan objek wisata candi di timur Jogja, di Prambanan. Selain itu, terdapat pula objek wisata alam. Banyak orang mengenal wisata alam di Jogja hanya mengenai gunung dan pantai. Namun selain itu, sebenarnya masih banyak objek wisata alam yang lain yang patut dinikmati.

Salah satu pemandangan alam yang cukup indah terdapat di daerah Selopamioro, yang terletak sekitar 17-20 km di selatan kota Jogja. Selopamioro hanya berjarak sekitar 3 km dari kompleks makam raja-raja di Imogiri, Bantul.

Dari Imogiri, bisa langsung melewati jalan kampung masuk ke selatan, atau bisa juga melewati selatan sungai Oya, namun harus sedikit memutar ke selatan, kemudian balik ke utara lagi. Lembah sungai Oya di Selopamioro adalah benar-benar sebuah lembah sungai, di mana di sebelah kanan dan kiri sungai terdapat perbukitan kapur yang cukup tinggi, dengan tinggi berkisar 20-50 meter dari tepi sungai. Perbukitan di sekitarnya pun bervariasi. Saat musim kemarau, sebagian bukit tampak gersang, kecoklatan karena terbakar matahari. Di beberapa bagian yang lain ada yang tampak tetap hijau karena terlindung oleh bayang dari bukit sebelahnya.

Terdapat bukit-bukit batuan yang memang vertikal, tampak kokoh karena besarnya. Di sebagian tempat yang lain, di tanah yang miring, dimanfaatkan penduduk sekitar sebagai ladang bagi tanaman pertanian mereka. Tanaman yang ditanam di situ antara lain singkong, jagung dan kacang tanah.

Di musim kemarau, debit air sungai Oya tak sebanyak ketika musim penghujan, menjadikan aliran airnya tenang. Meskipun nampak tenang, namun tetap perlu kehati-hatian ketika kita memutuskan akan bermain air di sungai itu. Di beberapa bagian, terdapat tempat yang landai dan dangkal, sehingga kita bisa turun ke sungai dan bermain air di situ. Di bagian lain, air di permukaan tampak lebih tenang, dan karena saat musim kemarau, dasar sungai yang dalam dapat terlihat dengan jelas.

Ya, memang benar. Wisata alam di Jogja tak hanya melulu gunung Merapi dan deretan pantai di selatan Jogja. Pemandangan alam di beberapa pelosok Jogja pun tak kalah indahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s