Semangkuk Mie di Bengkel Jambu


20120520

Bengkel Sepeda ‘Jambu’, kota Muntilan.

Karena perkembangan teknologi, teman pun bisa datang dan kenal dari dunia maya. Seorang teman yang kenalnya baru sekedar di internet, akhirnya ketemu juga di dunia nyata.

Bayu Muntilan, begitu namanya di situs Facebook. Turun dari Dukun ke Muntilan, setelah sehari sebelumnya sepedaan ke Selo, hari Minggu (20 Mei), kami bertemu di sebuah bengkel sepeda di sebelah Pasar Jambu, pasar kecil di jalan Pemuda, Muntilan.

Kami mengobrol beberapa saat. Rasanya hanya sebentar, tapi ternyata hampir 2 jam juga aku ada di bengkel itu. Saat itu memang Bayu sedang memperbaiki sepedanya di bengkel itu, karena di pagi harinya untuk sepedaan ke Puncak Setumbu (yang harus naik melewati jalan setapak), dekat Borobudur, padahal sepedanya sepeda balap.

Bengkel sepeda Jambu, begitu dia menyebutnya. Disebut demikian karena dekat dengan pasar Jambu. Di bagian depannya tidak ada papan nama bengkel atau toko sepeda, yang ada malah spanduk atau iklan motor. Bengkel itu dimiliki oleh Koh Ahiung, orangnya masih muda juga. Katanya, bengkel itu adalah bengkel yang paling tua yang ada di Muntilan.

Dalam perkembangannya nanti, katanya bengkel itu akan jadi dealer Polygon atau RodaLink untuk wilayah Kedu, mengalahkan Magelang yang kotanya lebih besar dan luas. Semoga saja..

Semangkuk mie ayam kami nikmati bersama-sama, sekaligus ‘rolasan’ bagi 2 orang mekanik di bengkel itu. Sesaat setelahnya, aku pun pulang ke Jogja.

One thought on “Semangkuk Mie di Bengkel Jambu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s