Pemanasan sebelum ke Semarang – Cerita yang Telat


20111218

Sebenarnya, ini cerita yang telat di-posting di blog. Berangkat ke Semarang tanggal 23 Desember 2011, dan ini kira-kira seminggu sebelumnya.

Diawali dengan niatan iseng-iseng menjajal performa ban baru, Schwalbe Marathon Slick, dengan ‘harga teman’ dari Pak Sariman, kukayuh sepeda pada hari itu ke Pakem dan kemudian kulanjutkan ke Bebeng, Kaliadem, tempatnya almarhum Mbah Marijan, Sang Juru Kunci Merapi. Hari itu, aku juga bawa kamera, juga iseng-iseng, siapa tahu nanti bisa memperoleh jepretan Merapi yang bagus.

Dari jembatan/dam kali Kuning di Jalan Kaliurang km 21 atau berapa itu, nggak sengaja ketemu dengan Pak Bada’, dan kami berdua naik pelan-pelan ke arah Bebeng. Sekitar 1 jam, kami pun sampai di tempat parkir, di mana di situ juga banyak warung bertebaran, pun wisatawannya. Pak Bada’ Cuma sampai situ, aku masih lanjut sampai dekat tempatnya Mbah Marijan. Eh, ternyata Mas Is barusan turun, ketemu di jalan, dan di sana masih ada Pak Fariz. Mengobrollah aku dengan Pak Fariz selama beberapa saat.

Dan inilah hasilnya, beberapa jepretan waktu itu..

Kurva

Sepedaku

Pak Faris yang penasaran dengan sepedaku.

Mount Merapi

2 thoughts on “Pemanasan sebelum ke Semarang – Cerita yang Telat

  1. Fantastique …… aaaaah, seandainya aku belum sampai diujung jalan, aku mau teruskan perjalananku dengan bersepeda. Asyik ya Bro ….. ?
    titidije ya (hati-hati di jalan) , selamat menikmati indahnya alam semesta Nusantara, sambil bersyukur atas keajaibanNya. Amin.
    Cintren , salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s