Gombong – Jogja, ‘Kewer-kewer’ & Rekor Baru (Indonesia Bersepeda 350.org) #2


20110921

Setelah sampai di tujuan akhir di Gombong, Hotel Grafika, kami hanya beristirahat sebentar saja, dan kemudian memutuskan langsung balik lagi ke Jogja setelah 135,6 km.

Papan penunjuk arah di dekat Pasar Gombong. Jogja masih 130an km.

Sekitar pukul 15.30, aku, Oom Bayu dan Pak Supri memulai perjalanan balik ke Jogja yang rasanya sangat sangat sangat sangat jauuuh. Karena masih terang, maka kami sempatkan untuk sesaat berhenti dan mengambil gambar untuk kenang-kenangan perjalanan satu hari yang gila itu.

Sebentar berpose di gerbang perbatasan Karanganyar (Kebumen) dengan Gombong.

Gombong – kota Kebumen berjarak sekitar 20 km. Kami sampai Kebumen saat menjelang magrib. Di Kebumen, kami hanya sekedar lewat. Dari Kebumen kemudian dilanjutkan ke Kutoarjo, yang sudah masuk wilayah Purworejo, berjarak sekitar 25 km.

Sekitar waktu isya’ kami pun sampai di Kutoarjo dan berhenti beberapa saat untuk jajan kelapa muda sekaligus istirahat. Setelah Kutoarjo, jarak sampai Jogja pun semakin dekat, tapi tetap saja masih jauh. Kutoarjo – Purworejo kota jaraknya sekitar 20 km, sedangkan Purworejo – jogja masih sekitar 60-65 km lagi. Ooohh Gusti, kuatkanlah bokong kami!!

Jam tanganku menunjuk pukul 9 malam saat kami bertiga sampai di kota Purworejo. Kami putuskan untuk makan malam di alun-alun Purworejo dengan menu nasi goreng dan bakmi goreng. Meskipun aku pesan nasi goreng dengan pedas yang cukupan (sedengan) saja, tetap saja rasanya masih pedas. Pelan-pelan makanan pun dihabiskan dan dibiarkan melorot dulu sehingga nyaman di perut. Jam 10 malam kami kembali mengayuh pedal pulang ke Jogja.

Temon, Wates (ibukota Kulon Progo), Sentolo, Sedayu, hingga akhirnya kami sampai juga dan hampir memasuki wilayah Gamping ketika kami mampir sebentar untuk jajan jahe panas di sebuah angkringan di dekat Rewulu, jalan Wates km 10. Saat itu mungkin sekitar tengah malam dan udara malam pun begitu dinginnya.

Setelah wedang jahe habis direuput, lanjut lagi perjalanan yang kurang sedikit ini. Di Kadipiro, Pak Surpi sudah sampai di dekat rumahnya. Aku dan Oom Bayu masih harus ke timur. Aku belok kiri di dekat Jagalan sedangkan Oom Bayu masih juga lanjut ke timur, karena rumahnya di dekat Ambarukmo Plaza.

01.30, sekitar itu, aku sampai juga di rumah. Copot kaos dan bersih-bersih badan, hingga akhirnya sekitar jam 2 dini hari lebih sedikit aku pun tidur.

Rekor Baru

Jarak yang tertera di speedometer sepedaku sebelumnya sudah kucatat. Kemudian ketika sampai di rumah malam harinya, iseng-iseng kuhitung sudah berapa jauh bokongku berada di atas sael sepeda. Yang sangat sulit untuk dilewati adalah, hari itu, dalam waktu kurang dari 24 jam (1 hari) aku menempuh 273,5 km!! Entah kapan lagi bisa bersepeda kurang gawean sejauh itu.

Siluet 'The Three Maskenthir'. Selepas Kebumen di sore hari.

2 thoughts on “Gombong – Jogja, ‘Kewer-kewer’ & Rekor Baru (Indonesia Bersepeda 350.org) #2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s