Kurang Gawean – 176,1 km


20110730

Setelah menempuh 134,4 km pulang-pergi ke Pikatan, Temanggung selatan, sejenak aku beristirahat di rumah Sagan. Sambil menunggu keringat hilang dari tubuh, aku mencuci pakaian yang kotor. Dan kemudian aku pun mandi juga. Badan segar karena mandi, aku pun leyeh-leyeh sambil menikmati segelas kopi panas, juga menunggu agar cucianku sedikit hilang airnya sebelum kujemur.

Sekitar pukul 17.00, setelah cucian beres dan kopi habis, aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah Kalasan, tentu saja dengan bersepeda. Melewati jalan Solo dan sedikit memutar agar bisa diperoleh jarak yang lebih jauh, aku pun sampai di rumah Kalasan menjelang magrib. Dari jarak yang seharusnya sekitar 13 km, menjadi 17,5 km.

Sampai di rumah, sepi. Ibu dan Adik sedang pergi entah ke mana. Katanya ke Malioboro atau ke mana aku kurang tahu. Bapak di rumah sambil leyeh-leyeh menonton teve. Menjelang isya, Ibu dan Adik belum pulang. Iseng-iseng aku kembali keluar rumah dan kembali mengayuh sepedaku. Tujuannya adalah muter-muter entah ke mana, yang penting sekitar jam 8 atau setengah 9 malam sudah sampai rumah lagi.

Bagiku, rekor jarak ditempuh dalam sehari yang paling jauh sebelumnya adalah 167 km. Malam itu, aku nambah 24,2 km lagi, sehingga total untuk hari Sabtu itu aku menempuh jarak 176,1 km bersepeda. Rekor baru bagi diriku sendiri.

2 thoughts on “Kurang Gawean – 176,1 km

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s