Daytrip ke Salaman, Magelang


Bermula dari obrolan dari mulut ke mulut di antara bapak-bapak pesepeda yang sering kumpul di Warung Ijo Pakem setiap Rabu pagi, akhirnya saya tahu kalau tanggal 26 Desember itu ada acara sepedaan ke Salaman, Magelang.

Langsung ke hari-H. Hari Minggu, 26 Desember 2010, di titik kumpul perempatan Monjali, sampai di sana sudah ada beberapa orang yang lebih dulu sampai. Menunggu sekitar 30 menit, sudah mulai banyak bapak-bapak yang datang. Akhirnya, sekitar pukul 06.10 kami semua berangkat. Total peserta persisnya kurang tahu, tapi sekitar 25-30 orang.

Pagi hari di perempatan Monjali, 26 Desember 2010

Perjalanan ke arah barat menyusuri jalur lambat ringroad utara hingga dekat UTY. Kemudian bergerak ke arah utara menuju Cebongan. Secara persis, saya kurang tahu daerah mana saja yang dilewati, karena banyak dusun-dusun yang terlewati. Namun, tidak terasa, dalam waktu kurang dari satu jam, kami sudah sampai di perbatasan antara Kabupaten Sleman dengan Kabupaten Kulon Progo, di daerah Minggir, Sleman.

Matahari memang tampak di langit timur, tapi kok tetap saja air turun dari langit. Gerimislah pagi itu. Gerimis yang agak deras berlangsung tidak terlalu lama. Sebelum benar reda, saya mandahului rombongan untuk mampir di rumah teman di dekat lapangan Dekso, Kulon Progo. Hanya sebentar mampir, menghabiskan segelas teh hangat yang disuguhkan, rombongan lewat di depan rumah. Saya pamit, dan menyusul rombongan ke arah barat. Dadaah Yik..

Mulai memasuki wilayah Kulon Progo, jalanan tetap halus aspal, namun mulai naik-turun. Pemandangan indah terhampar di kanan kiri jalan. Sawah terlihat hijau dan di kejauhan anak sungai Progo mengalir.

Lha ini dia tanjakan ke Samigaluh

Sebatas itu indahnya perjalanan yang dapat ditulis. Namun kenikmatannya luar biasa. Sekitar 10-15 menit bersepeda dari rumah Aik, jalanan mulai benar-benar nanjak. Tidak ada jalan mendatar, yang ada hanya jalanan menanjak.

Asal sepeda masih bisa digenjot, maka sepeda akan terus digenjot. Kalau memang benar-benar sudah tidak bisa digenjot alias kaki sudah tidak kuat untuk menggenjotnya, maka dengan terpaksa, turun dari sepeda dan tuntunlah sepeda itu.

Dan perjalanan dari Dekso sampai ke Samigaluh, ternyata kaki masih kuat untuk mengayuh pedal sepeda. LULUS!! alias tanpa menuntun sepeda. Dan yang rada mengherankan yaitu dari perempatan Monjali sampai Pasar Samigaluh dicapai dalam waktu kurang dari 2 jam. Berangkat pukul 06.10 sampai Pasar Samigaluh pukul 07.55.

Samigaluh!!

Sarapan.. sarapan.. sarapan..!! Soto ayam di pasar Samigaluh sebagai menunya. Beberapa orang memang sarapan soto, bererapa yang lain membeli roti di kios pasar yang lain, dan beberapa yang lain memilih pisang sebagai menu untuk mengganjal perutnya. Sembari istirahat dan menikmati menu sarapan, tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 09.10.

Perjalanan dilanjutkan entah ke arah mata angin mana, yang jelas melewati Pasar Plono dan sampai di perempatan di mana kita harus belok ke kanan untuk menuju Purworejo dan Salaman. Sambil menunggu beberapa orang yang tertinggal di belakang, waktu yang singkat dimanfaatkan untuk beristirahat.

Mau pilih ke arah mana?

Setelah rombongan yang di belakang sampai, perjalanan mengayuh sepeda pun dilanjutkan. Jalanan aspal desa, rata memang rata, namun tetap saja ada aspal yang bergelombang, malah ada pula yang berlubang.

Terus.. terus.. dan terus.. Terlihat di beberapa papan nama kios atau warung, ternyata sudah sedikit menyenggol kabupaten Purworejo, meskipun hanya di wilayah desa, yang memang benar-benar jauh dari kota Purworejo-nya. Tak terasa lamanya waktu, jalanan semakin sempit dan bergelombang. Yang jelas, semakin tidak rata dan tidak nyaman di bokong. Hahaa. Naik-turun dan naik-turun

Ke Purworejo?

Ada satu jalan desa yang benar-benar nanjak. Dari kami semua, tidak ada satu pun yang lulus mengayuh sepeda. Semuanya melalui proses NUNTUN. Di puncak dari tanjakan itu adalah perbatasan antara kabupaten Purworejo dan kabupaten Magelang. Tempat istirahat yang benar-benar nyaman, dengan semilirnya angin dan pemandangan wilayah Magelang desa yang indah. Karena di tempat itu adalah puncak yang bisa dikatakan tertinggi, maka setelah di puncak itu, jalanan yang kami lalui semuanya turunan.

Tanjakan Terakhir

Tidak sampai 15 menit, akhirnya sampai juga di jalan raya Purworejo-Magelang, tepatnya di desa Salaman. Rumah Pak Rudi Mino ternyata terletak di pinggir jalan raya itu. Sampai di sana, makanan sudah tersedia, baik makanan cemilan ataupun makan besar.

Di depan rumah Pak Rudi

Nyemil, minum, leyeh-leyeh, nyemil lagi, makan besar, minum lagi. Akhirnya sampai juga di tempat tujuan. Memang kegiatan touring bersepeda kali ini adalah ajakan dari Pak Rudi Mino.

Satu jam, satu setengah jam, dua jam berlalu di rumah Pak Rudi. Perjalanan pulang pun dilanjutkan setelah berpamitan dengan keluarga Pak Rudi. Melewati kompleks Candi Borobudur dan Candi Mendut, perjalanan dilanjutkan ke arah Muntilan.

Dari kota Muntilan ke arah Jogja, melewati desa Jumoyo, yang ketika itu sedang hangat-hangatnya jadi berita di televisi maupun radio karena diterjang lahar dingin Gunung Merapi yang mengalir di Kali Putih yang letaknya tidak jauh di belakang kompleks pasar Jumoyo.

Setelah banjir lahar dingin.

Perjalanan pulang melewati jalan raya Jogja-Magelang memerlukan waktu yang lebih singkat jika dibandingkan dengan perjalanan berangkat. Hanya memerlukan waktu sekitar 1,5-2 jam, kami sudah kembali memasuki wilayah Yogyakarta, tepatnya di Kali Krasak, yang merupakan perbatasan antara Sleman dengan Magelang.

Dari situ, rombongan mulai terpisah sendiri-sendiri. Beberapa orang masih bersepeda beriringan, beberapa yang lain sudah memisahkan diri untuk kembali ke rumah masing-masing. 30 menit dari jembatan Kali Krasak, akhirnya sampai juga saya kembali ke rumah.

Istirahat, menabung tenaga, menabung uang, untuk kembali menunggu dan melakoni daytrip berikutnya.

3 thoughts on “Daytrip ke Salaman, Magelang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s